Batam
Juliadi | Minggu 08 Feb 2026 22:52 WIB | 1031
Wali Kota/Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Sabtu (7/2/2026). Foto : Adi
Matakepri.com, Batam -- Suasana khidmat menyelimuti Aula Pusat Informasi Haji (PIH), Batam Centre, pada Sabtu (7/2/2026) malam. Ratusan tokoh masyarakat dan keluarga besar paguyuban Jawa berkumpul dalam tradisi Megengan Punggowo, sebuah momentum sakral untuk menyambut bulan suci Ramadan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. Kehadiran orang nomor satu di Batam ini disambut hangat oleh para sesepuh dan perwakilan paguyuban besar, mulai dari Forkom Sejatim, Forkom Sejateng, ISKY, Jowo Manunggal, hingga Pujakesuma.
Amsakar menekankan pentingnya menjaga kondusivitas kota. Di tengah dinamika sosial yang ada, ia mengajak masyarakat untuk meninggalkan diskusi yang tidak produktif dan berpotensi memecah belah.
"Mari kita hentikan kebiasaan mencari-cari dosa atau kekeliruan sesama. Saatnya kita saling menguatkan, membangun spiritualitas, dan bersatu untuk melakukan lompatan besar demi kemajuan daerah dan negeri yang kita cintai," tegas Amsakar disambut tepuk tangan hadirin.
Amsakar memanfaatkan momen ini untuk bicara blak-blakan mengenai persoalan mendasar di Kota Batam.
Ia menyadari betul keluhan warga terkait tiga isu utama, distribusi air bersih, penanganan banjir dan pengelolaan sampah.
Ia menegaskan bahwa tahun ini pemerintah akan melakukan percepatan perbaikan infrastruktur secara masif dan berkelanjutan.
Harapan: Dibutuhkan doa dan dukungan dari para sesepuh serta tokoh masyarakat agar setiap langkah kebijakan membuahkan hasil nyata.
"Atas nama pribadi, keluarga, BP Batam, dan Pemerintah Kota Batam, saya mengucapkan Marhaban ya Ramadan. Mohon maaf lahir dan batin atas segala khilaf, baik dalam ucapan maupun perbuatan selama kita berinteraksi," pungkasnya. (Adi)
Redaktur : ZB