Batam, News, Hukum & Kriminal
Egi | Rabu 17 Jun 2026 22:33 WIB | 70
Kedua pelaku Pencurian besi pelebaran jalan terekam kamera masyarakat (tangkapan layar)
Matakepri.co.id Batam - Aksi pelaku yang kerap dijuluki "rayap besi" kembali menjadi sorotan publik di Kota Batam. Setelah kasus perusakan dan pencurian fasilitas umum di kawasan Terowongan Pelita viral dan berujung pada penetapan tersangka, kini aksi serupa kembali terekam dan beredar luas di media sosial.
Kali ini, dua pria diduga melakukan pencurian besi proyek pelebaran jalan di kawasan Muka Kuning, tepatnya di depan Kampung Madani. Aksi tersebut berhasil direkam warga dan videonya dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, kedua pria itu terlihat mengambil besi yang diduga merupakan material untuk pekerjaan pelebaran jalan. Yang menjadi perhatian, aksi tersebut dilakukan pada malam hari saat kondisi jalan masih ramai dilintasi kendaraan dan masyarakat.
Keberanian para pelaku menjalankan aksinya di ruang publik memicu beragam reaksi dari warga. Banyak pihak menilai tindakan tersebut tidak hanya merugikan proyek pembangunan, tetapi juga berpotensi menghambat upaya pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur dan keselamatan pengguna jalan.
Fenomena "rayap besi" sendiri belakangan menjadi perhatian serius di Batam. Selain menimbulkan kerugian material, aksi pencurian besi dan fasilitas umum juga berdampak pada keamanan masyarakat serta kualitas sarana publik yang dibangun menggunakan anggaran negara.
Sebelumnya, aparat kepolisian bersama instansi terkait telah menyatakan komitmennya untuk menindak tegas dan memberantas para pelaku rayap besi yang beroperasi di berbagai wilayah Kota Batam. Langkah tersebut dilakukan menyusul maraknya laporan pencurian maupun perusakan fasilitas umum yang sempat viral di media sosial.
Masyarakat pun diimbau untuk turut berperan aktif dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berpotensi merugikan fasilitas publik, sehingga upaya menjaga aset dan pembangunan kota dapat berjalan optimal.(Egi)
Redaktur: ZB