Batam, News, Kepri

Tren Kunjungan Naik, Pasar Malaysia Jadi Andalan Baru Pariwisata Batam

Egi | Kamis 04 Jun 2026 22:12 WIB | 53

Hotel/Cafe & Resto
Aset Daerah
Lingkungan Hidup
Pengusaha


Dinner & learn di Wyndham Suite, Kuala Lumpur, Malaysia ( foto: Wyndham Panbil Batam.


Matakepri.co.id Batam - Malaysia mulai menjadi pasar yang semakin diperhitungkan bagi industri pariwisata dan perhotelan di Batam. Tren peningkatan jumlah wisatawan dan pelaku perjalanan bisnis dari negeri jiran itu mendorong sejumlah pelaku usaha di sektor hospitality memperluas jaringan pemasaran hingga ke Kuala Lumpur, Kamis (4/6/2026).

Fenomena tersebut terlihat dari data kunjungan tamu sepanjang 2025 yang menunjukkan adanya peningkatan jumlah wisatawan asal Malaysia yang datang dan menginap di Batam. Kondisi ini dinilai sebagai peluang untuk memperkuat posisi Batam sebagai salah satu destinasi wisata dan bisnis yang dekat dengan negara-negara tetangga.

Melihat potensi tersebut, Panbil Hospitality Group melalui Wyndham Panbil Batam dan Panbil Residence Serviced Apartment menggelar kegiatan promosi dan penjajakan kerja sama di Kuala Lumpur, Malaysia, pada akhir Mei lalu.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk "Dinner & Learn" itu mempertemukan pelaku industri perjalanan, perwakilan perusahaan, serta sejumlah influencer dan pemangku kepentingan pariwisata di Malaysia. Acara berlangsung di Wyndham Suite Kuala Lumpur City Centre (KLCC) dan dihadiri puluhan undangan.

Corporate Director of Sales Panbil Hospitality Group, Hikmawati, mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi Batam sekaligus membangun komunikasi yang lebih erat dengan mitra industri di Malaysia.

"Kami melihat adanya pertumbuhan yang cukup positif dari pasar Malaysia. Karena itu, kami ingin memperkuat hubungan dengan para mitra yang selama ini berkontribusi terhadap peningkatan kunjungan wisatawan ke Batam," ujarnya.

Batam selama ini dikenal sebagai salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara di Indonesia, khususnya dari Singapura dan Malaysia. Selain menawarkan akses transportasi yang relatif mudah, kota ini juga menjadi tujuan perjalanan bisnis, kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), hingga wisata akhir pekan.

Pengamat pariwisata menilai kedekatan geografis menjadi salah satu faktor yang membuat Batam memiliki peluang besar untuk terus menarik kunjungan wisatawan dari Malaysia. Dengan jarak tempuh yang singkat melalui jalur laut maupun udara, mobilitas wisatawan antarnegara menjadi semakin tinggi.

Upaya memperluas jaringan pemasaran ke Kuala Lumpur dinilai tidak hanya berdampak bagi sektor perhotelan, tetapi juga berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kunjungan wisatawan, aktivitas bisnis, serta investasi di Kota Batam.

Di tengah persaingan destinasi wisata di kawasan Asia Tenggara, pasar Malaysia kini menjadi salah satu segmen yang terus dilirik untuk menjaga tren pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau.(Egi)


Redaktur: ZB



Share on Social Media