Batam, News

Pawai Takbir Batam 2026: Syiar Tertib di Jalur Protokol

Riki | Jumat 20 Mar 2026 23:34 WIB | 1298

Pemko Batam
Idul Fitri


Pawai Takbir Idul Fitri 1447 H, Jumat (20/3/2026). Foto : Adi


Matakepri.co.id, Batam - Malam kemenangan tiba dengan penuh kemeriahan di Kota Batam. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi melepas iring-iringan Pawai Takbir Idul Fitri 1447 H di kawasan Masjid Agung Batam Center, Jumat (20/3/2026) malam.


Suasana haru dan bahagia menyelimuti ribuan warga yang memadati bahu jalan. Didampingi Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Amsakar memberikan apresiasi setinggi langit atas ketertiban masyarakat yang tetap terjaga di tengah luapan antusiasme.


"Malam hari ini umat muslim se-Kota Batam berbahagia, dan manifestasi dari rasa bahagia itu adalah malam takbir ini. Pelaksanaannya sangat tertib dan rapi," ujar Amsakar, Jumat (20/3/2026).


Tahun ini, kata dia lagi, kompetisi bukan sekadar seremoni. Sebanyak 37 kendaraan hias dari 12 kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersaing ketat menunjukkan kreativitas terbaik mereka. Tak tanggung-tanggung, total hadiah sebesar Rp36 juta disiapkan bagi para pemenang yang mampu memukau dewan juri.


"Selain peserta lomba, kemeriahan semakin lengkap dengan hadirnya 40 kelompok penggembira dari berbagai masjid dan organisasi masyarakat yang membawa semangat syiar Islam di sepanjang rute," ungkapnya.


Ia seluruh warga Batam menjadikan spirit Idul Fitri sebagai perekat silaturahmi.

"Kekompakan adalah modal utama pembangunan daerah. Mari kita jaga semangat ini untuk Batam yang lebih baik," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Batam, Leo Putra, menyebutkan bahwa aspal jalanan Batam malam ini menjadi saksi bisu pertaruhan gengsi antar-kecamatan. 


"Dengan rute yang cukup panjang dan menantang, setiap detail kendaraan akan dipantau ketat oleh tim penilai," ujarnya.


Lanjut Leo, untuk titik pawai, start dari Masjid Agung Batam Center, Checkpoint di Simpang Punggur, landmark melewati Laluan Madani & Kawasan Leopold, lintasan menuju Primo dan Simpang Jam dan finish di Simpang Gelael.


"Start-nya di sini (Masjid Agung), lalu ke Simpang Punggur, terus sampai ke Primo dan lanjut ke Simpang Jam," jelas Leo. 


Ia menambahkan bahwa koordinasi lapangan telah dilakukan secara maksimal agar arus lalu lintas tetap mengalir meski ribuan peserta memadati jalanan. (Adi)


Redaktur : ZB



Share on Social Media