Batam, News

Menaker Ancam Tutup PT ASL Shipyard Usai 20 Pekerja Tewas

Riki | Selasa 03 Mar 2026 10:48 WIB | 800

Jasa Raharja
Bandara/Pelabuhan


Menaker RI Yassierli melakukan peninjauan ke galangan PT ASL Shipyard di Batam. (Foto: Batam Pos)


Matakepri.com, Batam - Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, mengeluarkan ultimatum keras kepada manajemen PT ASL Shipyard setelah rentetan kecelakaan kerja mematikan yang menewaskan hingga 20 pekerja.


Peringatan itu disampaikan saat inspeksi lapangan dan diunggah melalui akun Instagram resmi Kementerian Ketenagakerjaan RI. Dalam video tersebut, Yassierli menegaskan bahwa perusahaan wajib mematuhi seluruh temuan pemerintah terkait keselamatan kerja.


“Kalau ada kejadian kecelakaan kerja sekali lagi, saya rekomendasikan perusahaan ini ditutup,” tegasnya di hadapan jajaran manajemen.


Yassierli menyebut tragedi yang merenggut 20 nyawa itu sebagai tamparan keras bagi perusahaan. Ia menilai manajemen lalai memastikan lingkungan dan sistem kerja yang aman.


“Miris enggak kita 20 nyawa hilang? Coba kalau itu anaknya bapak. Mereka berangkat kerja, keluarga menunggu pulang. Tapi karena lingkungan dan sistem tidak diperhatikan, dampaknya fatal,” ucapnya.


Dalam inspeksi tersebut, Kemenaker mengidentifikasi tujuh persoalan utama yang wajib segera dibenahi. Meski ada perbaikan awal, pemerintah menilai potensi kecelakaan masih tinggi dan belum ditangani memadai.


Yassierli menegaskan keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan menyangkut nyawa pekerja. Ia juga memastikan pemerintah tidak akan ragu menjatuhkan sanksi jika perusahaan mengabaikan rekomendasi.


“Kalau tidak ditindaklanjuti, kami tidak segan memberi sanksi,” ujarnya. (Red)


Redaktur: ZB



Share on Social Media