Batam
Juliadi | Sabtu 16 May 2026 13:54 WIB | 310
Pemakaman Driver ojol, korban laka maut. (Foto: Adi)
Matakepri.co.id, Batam -- Solidaritas tanpa batas kembali ditunjukkan oleh komunitas driver online di Kota Batam. Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai komunitas dan aplikasi tumpah ruah mengawal prosesi pemakaman rekan mereka, Dewa Andika Pratama (26) dan ibunya, Sri Hartini, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bagan Piayu, Sei Beduk, Batam, Jumat (15/5/2026) sore.
Ibu dan anak tersebut mengembuskan napas terakhir setelah terlibat kecelakaan lalu lintas tragis antara sepeda motor dan sebuah truk di Simpang Bagan pintu 4 Mukakuning, Batam, pada Jumat pagi.
Sejak Jumat siang, suasana haru dan duka mendalam begitu terasa di kawasan Perumahan Pesona Bukit Laguna 2, Tanjung Piayu, Sei Beduk. Rumah duka tak henti-hentinya dipadati oleh pelayat.
Pantauan di lokasi, sejak dari pintu masuk gang perumahan, puluhan driver dengan berbagai jaket aplikasi sudah bersiaga penuh. Mereka bersiap melakukan pengawalan ketat untuk mengantarkan kedua jenazah menuju tempat peristirahatannya yang terakhir. Iring-iringan jenazah diberangkatkan dari rumah duka dengan kawalan ratusan motor.
ujar Ketua Komando Batam, Feryandi Tarigan mengatakan, Dika diketahui merupakan anggota aktif yang telah bergabung dengan komunitas Komando Batam sejak tahun 2023.
"Ini luka yang dalam untuk seluruh driver online Kota Batam, khususnya keluarga besar Komando. Alhamdulillah kawan-kawan semua kompak mengawal dari awal sampai akhir pemakaman," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa aksi solidaritas ini spontan terjadi karena kuatnya rasa persaudaraan di jalanan, tanpa memandang bendera aplikasi ataupun warna jaket.
"Kita tahu dari dulu komunitas ojol tanpa melihat jaket, tanpa melihat komunitas. Ketika ada yang kehilangan nyawa, kita semua kompak dan solid," tambahnya. (Adi)
Redaktur : ZB