Batam, News

Sebanyak 17 Perusahaan di Batam Raih Anugerah Investasi

Egi | Sabtu 31 Oct 2026 22:06 WIB | 56

Properti
Pengusaha


Istimewa


Matakepri.co.id Batam - Sebanyak 17 perusahaan dan lembaga menerima penghargaan dalam ajang Anugerah Investasi BP Batam 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat iklim investasi di Kota Batam.

Penganugerahan berlangsung di Grand Mercure Batam Centre, Jumat (30/10/2026), dengan mengusung tema “The Rise of Bandar Dunia Madani: Merawat Kepercayaan, Merayakan Transformasi”.

Belasan perusahaan tersebut mendapatkan penghargaan dalam 19 kategori yang mencakup berbagai sektor, mulai dari pemanfaatan teknologi, pengelolaan lingkungan, pengembangan UMKM, energi, pariwisata, hingga investasi dengan nilai realisasi terbesar.

Adapun penerima penghargaan di antaranya PT Infineon Technologies Batam untuk kategori PMA Investor dalam Pemanfaatan Teknologi, PT Desa Air Cargo pada kategori Pengelolaan Limbah Industri Berkelanjutan, serta PT Epson Batam sebagai Investor Ketahanan Hijau.

Selanjutnya, kategori UMKM Tumbuh diberikan kepada Alindo Perkasa Sukses untuk kelas kecil dan PT Ocean Marine Shipping untuk kelas menengah. Sementara PT Furniplus Asia menerima penghargaan kategori Inovasi Ekonomi Kreatif.

Di sektor energi dan pariwisata, PT Schneider Electric Manufacturing Batam meraih penghargaan Investasi Energi Berkelanjutan, sedangkan PT Raflesia Nusantara mendapatkan apresiasi sebagai Investasi Pariwisata Unggulan.

Penghargaan Investor Penggerak Kesempatan Kerja Terbaik diberikan kepada PT Pegaunihan Technology Indonesia untuk kategori PMA dan PT Batam Teknik untuk kategori PMDN. Adapun PT TDK Electronics Indonesia menerima penghargaan sebagai Investor Pemberdaya Disabilitas.

Sementara itu, PT Tritunas Bangun Perkasa memperoleh penghargaan Investasi Properti Terbesar dan PT Marcopolo Shipyard sebagai Perusahaan Sektor Maritim Terbaik.

Pada kategori lainnya, PT Equator Gate System Batam mendapatkan penghargaan PMA Investor Strategis dalam Pengembangan Infrastruktur Digital. Yayasan Merah Putih menerima apresiasi sebagai Penggerak Investasi Berdampak Sosial, sedangkan PT Sat Nusapersada Tbk meraih penghargaan Investor Reinvestasi Terbaik.

Untuk kategori ekspor, penghargaan Perusahaan dengan Ekspor Tertinggi diberikan kepada PT Ecogreen Oleochemicals.

Adapun penghargaan berdasarkan realisasi investasi terbesar diraih PT Digitalland Services Two untuk kategori PMA dan PT Tanjung Sauh Power untuk kategori PMDN.

Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis, dalam laporannya menyampaikan bahwa realisasi investasi Batam hingga Triwulan III 2026 telah mencapai Rp59,73 triliun atau sekitar 85,33 persen dari target tahunan sebesar Rp70 triliun.

Menurutnya, capaian investasi tersebut tidak cukup hanya dilihat dari besarnya nilai penanaman modal. Investasi juga harus memberikan dampak nyata terhadap perekonomian, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa Batam harus terus memperkuat perannya sebagai salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.

“Batam harus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional. Batam harus berkontribusi besar untuk investasi bagi bangsa dan negara ini,” ujarnya.

Amsakar juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan investor melalui peningkatan kualitas pelayanan, tata kelola pemerintahan, serta menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pihaknya terus mendorong penguatan daya saing Batam agar semakin menarik bagi investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Melalui Anugerah Investasi 2026, BP Batam berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus mengembangkan usahanya, meningkatkan investasi, serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Batam. (Egi)

Redaktur: ZB



Share on Social Media