Batam, News, Kepri
Egi | Senin 14 Sep 2026 17:05 WIB | 70
Phoenix Spa Batam saat menerima penghargaan (foto: ist)
Matakepri.co.id Batam - Manajemen Phonix Spa membantah tegas berbagai tudingan dan dugaan praktik prostitusi terselubung yang belakangan menyeret nama tempat usaha tersebut. Pihak manajemen menegaskan bahwa Phonix Spa merupakan fasilitas kebugaran dan relaksasi khusus pria yang beroperasi secara legal di kawasan Harbour Bay, Batam.
Manager Operasional Phonix Spa, Heri Suryono, mengatakan seluruh layanan yang diberikan kepada pelanggan hanya berfokus pada perawatan tubuh dan relaksasi, tanpa menyediakan aktivitas yang melanggar hukum.
Menurut Heri, berbagai dugaan yang beredar di sejumlah pemberitaan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
“Phonix Spa tidak menyediakan layanan prostitusi. Tempat kami murni menyediakan layanan pijat dan relaksasi. Informasi yang berkembang terkait dugaan tersebut tidak benar,” ujar Heri.
Sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, manajemen memasang sejumlah imbauan di area operasional. Salah satunya berupa plang bertuliskan “Dilarang Berbuat Asusila” yang dipasang di setiap kamar pijat.
Heri juga menjelaskan mengenai penggunaan foto-foto terapis yang kerap menjadi sorotan. Menurutnya, foto tersebut hanya digunakan sebagai bagian dari promosi layanan dan tidak dimaksudkan untuk menawarkan aktivitas yang melanggar hukum.
“Foto-foto terapis yang ditampilkan hanya untuk keperluan promosi dan pengenalan layanan kepada pelanggan. Tidak ada tujuan lain yang mengarah pada pelanggaran hukum,” katanya.
Ia menegaskan manajemen tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang terbukti melakukan tindakan melanggar hukum di lingkungan usaha tersebut. Jika ditemukan adanya oknum yang melakukan praktik prostitusi, maka pihak manajemen akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.
“Kalau ada oknum yang terbukti melakukan pelanggaran, tentu akan kami tindak. Itu merupakan tindakan pribadi dan bukan bagian dari layanan maupun kebijakan perusahaan,” tegasnya.
Selain memberikan klarifikasi, Heri juga menyoroti kontribusi usaha yang telah beroperasi selama sekitar enam tahun tersebut terhadap sektor pariwisata dan pendapatan daerah Kota Batam.
Berlokasi di kawasan Harbour Bay yang menjadi salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara, Phonix Spa disebut melayani pengunjung lokal maupun wisatawan asing dengan komposisi yang relatif seimbang.
Menurutnya, keberadaan usaha tersebut turut mendukung aktivitas pariwisata serta memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kepatuhan dalam membayar pajak.
“Selama ini kami selalu berupaya menjalankan usaha secara profesional, taat pajak, dan memberikan kontribusi positif bagi daerah. Kami berharap masyarakat dapat melihat keberadaan Phonix Spa sebagai layanan kebugaran yang berorientasi pada kesehatan dan kenyamanan pelanggan,” tutup Heri.(Egi)
Redaktur: ZB