Natuna
Egi | Rabu 30 Sep 2026 18:10 WIB | 35
MPR RI sampaikan pembahasan ketersediaan gas bersubsidi (foto: ist)
Matakepri.co.id Batam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna menyampaikan persoalan ketersediaan gas bersubsidi sebagai salah satu aspirasi utama dalam pertemuan bersama delegasi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, kementerian terkait, dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Kantor Bupati Natuna, Rabu (30/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Natuna memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi daerah kepulauan, mulai dari kebutuhan infrastruktur hingga pemenuhan energi bagi masyarakat. Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah belum tersedianya kuota gas bersubsidi bagi warga Natuna.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani yang hadir dalam kunjungan tersebut menilai persoalan tersebut perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat. Menurutnya, Natuna merupakan daerah strategis yang tidak hanya berada di wilayah perbatasan negara, tetapi juga dikenal sebagai salah satu daerah penghasil gas bumi nasional.
“Persoalan yang cukup penting adalah bahwa Natuna meskipun menghasilkan gas yang cukup besar dalam skala nasional, ternyata di Kabupaten Natuna ini kuota gas subsidi belum didapatkan,” kata Ahmad Muzani saat pertemuan berlangsung.
Ia menegaskan, aspirasi yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Natuna akan menjadi perhatian pihaknya dan akan diteruskan kepada pemerintah pusat agar dapat dipertimbangkan dalam penyusunan kebijakan distribusi energi nasional.
Menurut Muzani, daerah yang memiliki kontribusi besar terhadap produksi gas nasional seharusnya mendapatkan perhatian khusus terkait pemenuhan kebutuhan energi masyarakat.
“Ini menurut saya adalah sesuatu hal yang harus mendapatkan perhatian dan keseriusan kami. Kami akan sampaikan kepada pemerintah pusat bahwa daerah penghasil gas harus mestinya mendapatkan prioritas untuk mendapatkan kuota subsidi,” ujarnya.
Muzani juga mengungkapkan bahwa berdasarkan penjelasan yang disampaikan Bupati Natuna Cen Sui Lan, hingga saat ini masyarakat Natuna belum menikmati kuota gas bersubsidi sebagaimana daerah lain di Indonesia.
“Di Natuna ini belum ada kuota gas subsidi, menurut laporan dan keterangan yang disampaikan oleh Bupati kepada kami,” tambahnya.
Kunjungan kerja MPR RI ke Natuna merupakan bagian dari agenda menyerap aspirasi pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya terkait berbagai persoalan yang dihadapi wilayah perbatasan.
Pemkab Natuna berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan energi masyarakat, termasuk penyediaan gas bersubsidi dengan harga terjangkau. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah kepulauan terluar Indonesia tersebut.(Egi)
Redaktur: ZB