Batam, News, Hukum & Kriminal, Kepri
Egi | Kamis 24 Sep 2026 19:53 WIB | 127
Rekaman cctv memperlihatkan pelaku pukul waiters THM Dragon (istimewa)
Matakepri.co.id Batam – Seorang manajer tempat hiburan malam (THM) Dragon Pub & KTV di kawasan Lubuk Baja, Kota Batam, Yulius Crisna Setiawan (40), mengalami luka berat hingga koma setelah diduga sengaja ditabrak menggunakan mobil oleh seorang pengunjung berinisial MPP (42).
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 20 September 2026, dan kini tengah ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja. Pelaku telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.
Kapolsek Lubuk Baja, AKP Cindo Kottama, mengungkapkan bahwa insiden bermula saat MPP mendatangi salah satu tempat hiburan malam di kawasan Lubuk Baja. Saat itu, pelaku diduga berniat membawa seorang perempuan yang bekerja sebagai resepsionis di lokasi tersebut.
Namun, niat pelaku mendapat penolakan dari sejumlah karyawan, termasuk waitress yang bertugas. Situasi kemudian memanas dan berujung cekcok antara pelaku dengan pihak THM.
“Terjadi perselisihan yang kemudian berkembang menjadi keributan. Pelaku sempat melakukan pemukulan terhadap salah satu karyawan sehingga memicu aksi saling kejar di luar lokasi,” ujar AKP Cindo Kottama, Kamis (24/9/2026) siang di Mapolsek Lubuk Baja.
Dalam situasi tersebut, Yulius yang merupakan manajer tempat hiburan malam tersebut ikut terlibat untuk meredam dan menangani perselisihan yang terjadi.
Namun nahas, korban justru menjadi sasaran. Pelaku diduga dengan sengaja menabrakkan mobil yang dikendarainya ke arah korban. Polisi juga menduga pelaku berada di bawah pengaruh minuman beralkohol saat kejadian berlangsung.
Akibat tabrakan tersebut, Yulius mengalami luka serius, terutama pada bagian kepala. Hingga saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dalam kondisi koma.
“Korban mengalami luka berat dan saat ini masih mendapatkan penanganan medis secara intensif,” kata Cindo.
Usai kejadian, pelaku sempat meninggalkan lokasi. Namun tim Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pelacakan.
Hasilnya, pelaku berhasil diamankan saat sedang berada di sebuah kafe. Saat ditangkap, MPP diketahui tengah menikmati kopi setelah sempat melarikan diri pasca kejadian.
“Pelaku berhasil kami amankan dan saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik masih melakukan pendalaman terkait rangkaian peristiwa tersebut,” tegas Kapolsek.
Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara dan mendalami motif serta kronologi lengkap insiden yang menyebabkan korban mengalami luka berat hingga koma. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti untuk memperkuat proses hukum terhadap tersangka.(Egi)
Redaktur: ZB