Batam, News, Pariwisata, Ekonomi, Kepri

Rebranding NITC Jadi The East, Batam Kini Punya Pusat Digital Lifestyle Modern

Egi | Sabtu 16 May 2026 20:05 WIB | 498

Pemko Batam
Lingkungan Hidup
Pengusaha


Tampilan baru pusat elektronik The EAST setelah dilakukan peresmian (foto: Egi)


Matakepri.co.id Batam - Peresmian kembali pusat perbelanjaan berbasis teknologi dan digital lifestyle, The East, di kawasan Nagoya, Batam, berlangsung meriah pada Sabtu (16/5/2026). Mengusung konsep futuristik dan modern, The East hadir sebagai wajah baru pusat teknologi di Kota Batam yang tidak hanya berfokus pada penjualan perangkat elektronik, tetapi juga menjadi ruang kreatif dan pusat aktivitas komunitas digital.

Berlokasi strategis di jantung Kota Batam dan bersebelahan dengan Apartemen Citra Plaza Nagoya, The East diproyeksikan menjadi destinasi baru wisata belanja teknologi sekaligus mendukung perkembangan ekonomi kreatif di daerah tersebut.

Direktur Jackson menjelaskan, The East merupakan hasil transformasi dan rebranding dari Nagoya IT Center (NITC) yang selama ini dikenal masyarakat sebagai pusat penjualan perangkat teknologi dan elektronik di Batam.


Menurutnya, konsep baru yang dihadirkan menyesuaikan perkembangan tren digital dan kebutuhan masyarakat modern, khususnya generasi muda yang kini membutuhkan ruang interaksi, kreativitas, hingga gaya hidup berbasis teknologi.

“Saat ini lantai satu sudah terisi penuh oleh puluhan tenant yang mayoritas bergerak di sektor smartphone dan perangkat elektronik. Untuk lantai dua dan tiga nantinya akan dikembangkan untuk kebutuhan komputer, elektronik rumah tangga, hingga produk penunjang lifestyle modern,” ujarnya.

Kehadiran The East juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah karena dinilai sejalan dengan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Batam.


Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengapresiasi hadirnya The East sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata, khususnya dalam mendukung pengembangan MICE tourism di Batam.

Menurutnya, Batam saat ini terus berkembang sebagai destinasi kegiatan meeting, incentive, convention, dan exhibition (MICE), sehingga kehadiran pusat perbelanjaan modern berbasis digital diyakini mampu menambah daya tarik wisatawan yang datang untuk kegiatan bisnis maupun liburan.

“Banyak wisatawan datang ke Batam untuk kegiatan bisnis dan meeting. Kehadiran The East tentu menjadi nilai tambah karena menghadirkan konsep pusat teknologi modern yang dapat mendukung kebutuhan wisatawan maupun masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Owner Soehendro Gautama mengatakan, transformasi The East merupakan langkah repositioning bisnis pasca pandemi COVID-19 yang sempat memberikan dampak besar terhadap berbagai sektor usaha.


“Dulu namanya Nagoya IT Center, sekarang kami ubah menjadi The East. Filosofinya sederhana, matahari terbit dari timur. Tapi rohnya tetap IT, hanya konsepnya disesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat sekarang,” ungkapnya.

Ia optimistis The East dapat berkembang menjadi pusat aktivitas anak muda dan komunitas kreatif di Batam dengan menghadirkan suasana yang lebih nyaman, modern, bersih, dan kekinian.

Dengan konsep baru tersebut, The East diharapkan tidak hanya menjadi pusat perdagangan perangkat teknologi, tetapi juga simbol transformasi gaya hidup digital masyarakat Batam yang terus berkembang mengikuti era modern.(Egi)


Redaktur: ZB



Share on Social Media