Batam, News, Kepri
Egi | Selasa 05 May 2026 15:24 WIB | 325
Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri (foto: Riyanto)
Matakepri.com Batam - Seorang pria paruh baya bernama Afrizal (55), ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Kartini 2 No. 31, Kelurahan Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Selasa (5/5/2026).
Penemuan jasad korban bermula ketika dua orang saksi yang merupakan rekan kerja korban sebagai porter di Pelabuhan Domestik Sekupang mencoba mencari keberadaan Afrizal. Keduanya kemudian mendatangi tempat tinggal korban setelah salah satu saksi mengetahui alamatnya.
Sesampainya di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, saksi mencium aroma tidak sedap yang menyengat dari dalam kamar kos korban. Upaya untuk mengetuk pintu tidak mendapat respons, sehingga saksi meminta bantuan warga sekitar dan pemilik kos untuk melakukan pengecekan.
Setelah pintu dibuka, korban ditemukan dalam kondisi terbaring telentang dan sudah mengeluarkan bau busuk. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.
Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Ipda Riyanto, mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, polisi berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Barelang dan tim medis dari RS Bhayangkara Polda Kepri.
“Hasil pemeriksaan awal, kondisi tubuh korban telah mengalami pembusukan. Diperkirakan korban sudah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan,” ujar Ipda Riyanto.
Diketahui, terakhir kali korban terlihat bekerja di Pelabuhan Domestik Sekupang pada Jumat (1/5/2026). Selain itu, korban juga disebut memiliki riwayat sakit pada bagian kaki akibat stroke yang pernah dialaminya.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka terbuka pada tubuh korban," ungkapnya.
Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut," pungkasnya (Egi)
Redaktur: ZB