Batam

Pasar Induk Jodoh Dibangun Swasta, Pemko Batam Kantongi Keuntungan

Juliadi | Selasa 11 Nov 2025 23:19 WIB | 1137

Pemko Batam
Pasar


Rapat pemaparan rencana tender KSP BMD, Selasa (11/11/2025). Foto : Adi


Matakepri.com, Batam -- Pembangunan Pasar Induk Jodoh yang telah lama dinantikan memasuki babak krusial. Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan proyek ini akan segera terealisasi melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Barang Milik Daerah (BMD), tanpa sedikit pun membebani APBD.


Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, memimpin rapat pemaparan Rencana Tender KSP BMD di Kantor Wali Kota, Selasa (11/11/2025). 


Skema ini diklaim sebagai terobosan karena Pemko Batam tidak hanya mengamankan pembangunan infrastruktur vital, tetapi juga menjamin peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).


Sekda Firmansyah menjelaskan inti dari KSP ini:
 * Pembangunan dan pengelolaan sepenuhnya dilakukan oleh mitra swasta.
 * Tidak ada pengalihan hak kepemilikan tanah (tanah tetap milik Pemko Batam).
 * Pemko Batam akan menerima Kontribusi Tetap dan Pembagian Keuntungan setiap tahun.
 * Seluruh bangunan akan menjadi aset penuh Pemko Batam setelah masa KSP (30 tahun) berakhir.


"Hal ini dipandang sebagai solusi efektif untuk mempercepat penyediaan infrastruktur publik tanpa membebani APBD," tegas Firmansyah.


Firmansyah secara khusus menekankan pentingnya ketelitian dan kepatuhan dalam pelaksanaan tender. Ia menegaskan kepada Panitia Pemilihan KSP agar bekerja secara optimal dan menjunjung tinggi profesionalitas.


“Panitia harus benar-benar fokus dan detail dalam mempersiapkan segala hal. Jangan bermain-main. Bekerjalah secara optimal dan profesional agar hasilnya maksimal,” tegas Firmansyah. 


Lebih lanjut, Sekda menyatakan bahwa proyek ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan nilai estetika dan tata ruang kota. Pasar Induk Jodoh yang baru diharapkan dapat menjadi solusi permanen bagi masalah kekumuhan yang selama ini melekat di kawasan tersebut.


Panitia pemilihan kerja sama memaparkan bahwa terdapat 13 tahapan dalam rencana tender, dengan pengumuman resmi pertama dijadwalkan pada Rabu (12/11/2025). (Adi) 


Redaktur : ZB



Share on Social Media