Batam, News
Riki | Jumat 07 Nov 2025 21:23 WIB | 938
Razia narkoba di Kampung Madani, Batam
Matakepri.co.id, Batam - Upaya pemerintah memulihkan Kampung Madani, Kelurahan Muka Kuning—yang kerap disebut Kampung Aceh—kembali dilakukan melalui Operasi Terpadu Pemulihan Kawasan Narkoba, Kamis (7/11/2025). Operasi ini dipimpin Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) dengan dukungan penuh TNI, Polri, serta pemerintah daerah.
Puluhan aparat gabungan dikerahkan sejak pagi untuk menyisir kawasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan peredaran narkotika di Batam. Sejumlah pejabat turut hadir memantau operasi, antara lain Dirnarkoba Polda Kepri Kombes Anggoro, Kasat Brimob Kombes Doddy, Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Deny Langie, serta Kasatpol PP Imam Tohari.
Kabid Pemberantasan BNNP Kepri, AKBP Nestor, menjelaskan bahwa razia kali ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan pemulihan yang telah berjalan sejak beberapa bulan terakhir.
“Operasi terpadu ini akan terus dilakukan secara bertahap dengan dukungan pemerintah daerah dan aparat keamanan,” ujarnya.
Dalam penyisiran tersebut, tim gabungan mengamankan 51 warga untuk menjalani pemeriksaan. Hasil tes urine menunjukkan 36 di antaranya positif menggunakan narkoba, terdiri dari 27 laki-laki dan 9 perempuan.
“Seluruh pengguna yang terdeteksi positif akan diarahkan mengikuti proses rehabilitasi agar dapat kembali ke masyarakat dalam kondisi bersih dan sehat,” kata Nestor.
Petugas juga menemukan satu paket kecil berisi serbuk yang diduga narkotika. Barang tersebut telah dikirim ke laboratorium untuk memastikan jenis kandungan yang ada di dalamnya.
Salah satu temuan yang menjadi perhatian aparat adalah ditemukannya seorang pengguna yang masih berstatus anak di bawah umur. BNN menegaskan bahwa anak tersebut akan mendapatkan penanganan khusus, termasuk rehabilitasi dan pendampingan psikologis agar bisa kembali bersekolah.
Selain mengamankan pengguna, petugas menemukan dua rumah yang dijadikan tempat konsumsi narkoba. Sebagai langkah tegas sekaligus memberi efek jera, rumah-rumah tersebut langsung dibongkar di lokasi.
BNNP Kepri menekankan bahwa program pemulihan Kampung Madani tidak berhenti pada penindakan. Upaya pembangunan dan pemberdayaan warga juga tengah disiapkan bersama BP Batam. Rencana tersebut mencakup perbaikan infrastruktur dan program peningkatan ekonomi.
“Kami ingin kawasan ini benar-benar pulih, menjadi lingkungan yang layak huni dan produktif bagi masyarakat,” tutup Nestor. (Red)
Redaktur: ZB