Batam, News, Kepri

Jangan Terprovokasi Hoaks! Iman Sutiawan Minta Warga Batam Bijak Sikapi Blackout

Egi | Selasa 13 Oct 2026 21:45 WIB | 73

DPRD Batam
Pemko Batam
Bright PLN
Politisi


Iman Sutiawan saat memberikan keterangan terkait informasi hoak pasca terjadinya Blackout di Batam (foto: Haikal)


Matakepri.co.id Batam -  Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan, mengimbau masyarakat Kota Batam agar tetap tenang menyikapi gangguan kelistrikan yang terjadi beberapa waktu terakhir. Ia juga meminta warga tidak terpancing informasi bohong atau hoaks yang dapat memicu kepanikan, termasuk kabar mengenai pemadaman listrik berkepanjangan dan kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Iman menilai, penyebaran informasi yang belum terverifikasi tidak hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga berpotensi memengaruhi kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Batam.

Menurutnya, informasi yang tidak akurat dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap kondisi Batam, terutama sebagai salah satu kawasan industri dan tujuan investasi di Indonesia.

"Jangan sampai di era media sosial ini, hoaks lebih cepat daripada berita. Ini bisa membahayakan investasi di Batam," kata Iman saat jumpa pers di Kantor DPRD Kota Batam, Selasa (13/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Iman didampingi Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Aweng Kurniawan, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Batam Ahmad Surya, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Batam dari Fraksi Gerindra Anwar Anas, Ketua DPC PKB Kota Batam sekaligus anggota DPRD Batam Hendrik, serta Ketua DPC PPP Kota Batam yang juga anggota DPRD Batam, Muhammad Fadli.

Iman mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya melalui media sosial. Ia meminta warga memastikan kebenaran kabar mengenai gangguan listrik melalui saluran resmi PLN Batam dan pemerintah sebelum membagikannya kepada orang lain.

Menurut politikus Partai Gerindra tersebut, kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan berpotensi memengaruhi keputusan dunia usaha. Calon investor bisa saja mempertimbangkan kembali rencana investasinya, sementara pelaku usaha yang telah beroperasi membutuhkan kepastian agar kegiatan bisnis mereka berjalan dengan baik.

Di tengah imbauan agar masyarakat tidak terpengaruh hoaks, Iman juga menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan di Batam pasca gangguan yang menyebabkan pemadaman secara luas.

Ia mengapresiasi upaya PLN Batam dalam memulihkan pasokan listrik. Namun, ia meminta perusahaan tersebut melakukan evaluasi dan memperkuat keandalan jaringan agar kejadian serupa tidak kembali mengganggu aktivitas masyarakat maupun dunia usaha.

Iman menegaskan, listrik merupakan kebutuhan mendasar yang menopang berbagai kegiatan, mulai dari rumah tangga, pelayanan publik, hingga operasional industri.

Karena itu, keandalan pasokan listrik harus menjadi perhatian serius. Gangguan yang terjadi tidak hanya berdampak pada kenyamanan masyarakat, tetapi juga dapat menghambat produktivitas dan aktivitas perekonomian.

Ia turut mengapresiasi komitmen PLN Batam untuk memberikan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak pemadaman sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

DPRD Kepri, lanjutnya, mendukung langkah-langkah perbaikan sistem kelistrikan demi melindungi kepentingan masyarakat dan pelaku usaha. Ia berharap evaluasi dilakukan secara optimal agar kualitas pelayanan meningkat dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kelistrikan tetap terjaga.

Selain persoalan listrik, Iman turut menyoroti antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Batam setelah terjadinya gangguan kelistrikan. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan adanya kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan BBM.

Ia meminta warga tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan hanya karena khawatir kehabisan pasokan. Menurutnya, perilaku membeli secara berlebihan atau panic buying justru berpotensi memperpanjang antrean dan menambah keresahan di tengah masyarakat.

"Masyarakat jangan takut tidak kebagian BBM. Jangan panik dan jangan melakukan panic buying," ujarnya.

Iman menyampaikan bahwa pasokan BBM dipastikan aman hingga akhir tahun. Dengan demikian, ia mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh kabar yang belum jelas kebenarannya.

Ia berharap masyarakat dapat bersikap bijak sehingga distribusi dan pelayanan BBM kepada konsumen tetap berjalan lancar tanpa menimbulkan antrean yang semakin panjang di SPBU.

Menurutnya, kepanikan yang muncul akibat informasi yang tidak terverifikasi dapat memperburuk keadaan. Karena itu, masyarakat diminta tetap mengedepankan akal sehat dan merujuk pada informasi dari pihak berwenang.

Iman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Batam tetap aman dan kondusif selama proses pemulihan serta evaluasi sistem kelistrikan berlangsung.

Ia berharap pasokan listrik kembali andal dan aktivitas masyarakat, industri, serta dunia usaha dapat berjalan normal. Di sisi lain, masyarakat diingatkan agar tidak mengambil keputusan berdasarkan kabar yang belum dipastikan kebenarannya.

Menutup keterangannya, Iman menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi gangguan listrik yang berdampak pada Batam, Tanjungpinang, dan Bintan, serta antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Batam.

Ia berharap masyarakat tetap tenang dan saling mendukung agar situasi dapat kembali normal, sembari mendorong pihak terkait terus melakukan evaluasi dan perbaikan demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Egi)

Redaktur: ZB



Share on Social Media