Batam
Juliadi | Rabu 27 May 2026 16:35 WIB | 244
Para ziarah kubur di TPU Sei Temiang sedang berdoa. (Foto : Adi)
Matakepri.co.id, Batam -- Momen perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Batam tidak hanya dirayakan dengan penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi waktu bagi warga untuk melaksanakan tradisi ziarah kubur. Kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Temiang, Batam, tampak dipadati peziarah sejak Rabu pagi (27/5/2026).
Ramainya peziarah yang berdatangan membawa berkah tersendiri bagi para pedagang bunga tabur musiman yang berjajar di sepanjang pintu masuk hingga area area parkir TPU Sei Temiang.
Selesai sholat Id, para pedagang bunga tampak sibuk melayani para peziarah yang ingin mendoakan keluarga mereka yang telah tiada. Bunga-bunga yang dijual biasanya terdiri dari campuran bunga mawar merah, melati, dan kenanga yang dikemas dalam plastik atau kantong kertas dengan harga yang sangat terjangkau.
Sumiati (48), salah satu pedagang bunga di lokasi tersebut, mengaku bahwa omzetnya meningkat drastis dibandingkan hari biasa.
"Alhamdulillah, sejak pagi sudah banyak yang beli. Biasanya kalau hari raya seperti ini, ziarah menjadi agenda wajib bagi banyak keluarga sebelum mereka berkumpul untuk makan bersama," ujarnya.
Meskipun permintaan melonjak, para pedagang di Sei Temiang umumnya tetap mematok harga yang ramah di kantong. Satu kantong bunga tabur dibanderol mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000, bergantung pada ukuran kemasan. Selain bunga, beberapa pedagang juga menyediakan air mawar dalam botol kecil yang juga banyak dicari peziarah. (Adi)
Redaktur : ZB