Batam

5.000 Unit Rumah FLPP Siap untuk Insan Pers

Juliadi | Senin 15 Dec 2025 10:06 WIB | 1376

Organisasi Jurnalis


Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang


Matakepri.com, Jakarta  -- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan anggota dengan menggencarkan program kepemilikan rumah subsidi. Komitmen ini diperkuat dengan alokasi fantastis 5.000 unit rumah subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) khusus wartawan pada tahun 2026 dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).


Hal ini terungkap dalam acara sosialisasi Program Rumah Subsidi bagi Wartawan yang digelar di Sekretariat PWI, Jakarta, Selasa (9/12/2025). Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut langsung dari pertemuan PWI dengan Menteri PKP, Maruarar Sirait (Ara), akhir pekan lalu.


Menteri PKP, Maruarar Sirait (Ara), dalam pesannya menegaskan bahwa program ini adalah wujud keberpihakan negara terhadap profesi wartawan, namun tidak boleh menjadi alat untuk membungkam kritik.


“Wartawan harus tetap kritis dan menyuarakan kebenaran. Program ini bukan untuk membuat wartawan tidak kritis, tetapi untuk membantu kesejahteraan mereka,” ujar Ara. 


Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera, Sid Herdikusuma, menjelaskan bahwa wartawan dapat mengakses dua skema utama pembiayaan, yaitu FLPP dan program Tapera.


“Melalui skema ini, pemerintah hadir untuk menyediakan produk pembiayaan yang affordable dan terbuka bagi wartawan,” kata Sid. 


Ia menekankan bahwa KPR subsidi ini dibiayai melalui APBN dan dirancang agar cicilan tetap terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), baik yang berpenghasilan tetap maupun tidak tetap.


Sid juga mendorong wartawan segera memanfaatkan kesempatan emas ini, seraya menginformasikan bahwa wartawan anggota PWI dapat mengecek daftar proyek perumahan subsidi melalui situs resmi sikumbang.tapera.go.id.


Bank BTN, sebagai mitra pelaksana, menyatakan kesiapan penuh. Deputi Direktur Consumer Funding & Lending Division BTN, Heri Purnomo, menegaskan bahwa skema pembiayaan ini sangat terbuka, bahkan untuk profesi non-tetap seperti wartawan.


“Insya Allah BTN adalah bank yang tidak memilih profesi. KPR subsidi adalah bentuk apresiasi sekaligus bukti bahwa negara hadir bagi profesi yang sering tidak terlayani skema komersial,” tegas Heri.


Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menyampaikan apresiasi mendalam. 


“Wartawan bekerja untuk publik, tetapi banyak yang belum memiliki rumah pertama. Komitmen pemerintah melalui Tapera dan BTN ini memberi harapan konkret bagi peningkatan kesejahteraan mereka,” katanya.


Ia berharap, program ini dapat terealisasi secara berkelanjutan, memenuhi kebutuhan hunian layak bagi profesi penjaga ruang demokrasi tersebut.


Wakil Ketua Bidang Kerjasama PWI, Amy Atmanto, menambahkan bahwa di bawah kepemimpinan Akhmad Munir dan Zulmansyah Sekedang, kesejahteraan wartawan menjadi program prioritas. PWI dan Tapera akan segera menunjuk tim koordinasi untuk menindaklanjuti realisasi perumahan bersubsidi di seluruh daerah guna memastikan wartawan dapat mengakses program tanpa kendala administratif. (***) 


Redaktur : ZB



Share on Social Media