International
Juliadi | Senin 08 Dec 2025 20:33 WIB | 2177
Pembalap binaan AHM. (Foto : Humas Capella Honda Kepri)
Matakepri.com, Buriram -- Dominasi pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) di kancah Asia Road Racing Championship (ARRC) terus berlanjut. Aksi gemilang Fadillah Arbi Aditama (Astra Honda Racing Team/AHRT) bersama Honda CBR250RR sukses mengamankan predikat Juara Asia di kelas Asia Production (AP)250 pada seri pamungkas di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Sabtu-Minggu (6-7/12/2025).
Kemenangan ini melanjutkan tradisi manis CBR250RR, menjadikannya motor terbaik di kelas AP250 sejak debutnya, meneruskan jejak Gerry Salim (2017), Rheza Danica (2018, 2023), dan Herjun Atna Firdaus (2024).
Datang ke Buriram sebagai pemuncak klasemen dengan keunggulan 36 poin, Arbi tampil tenang dan penuh perhitungan. Pada balapan pertama hari Sabtu (6/12/2025), pebalap asal Purworejo ini menunjukkan konsistensi luar biasa dan berhasil memenangkan duel ketat, sebuah kemenangan yang secara otomatis menyegel gelar Juara Asia untuknya.
Meskipun sempat melakukan kesalahan kecil di tikungan terakhir pada Race kedua hari Minggu (7/12/2025) yang membuatnya harus puas di posisi ketiga, Arbi mengaku lebih menikmati balapan tanpa beban.
"Saya jalani race kedua ini lebih enjoy dan tanpa beban. Terima kasih Astra Honda yang menyiapkan motor sangat baik dan membuat saya jadi juara Asia. Gelar ini jadi motivasi saya untuk terus meraih prestasi di masa depan,” ujar Arbi, yang sukses mengoleksi total 8 podium dari 12 balapan dan menutup musim dengan 212 poin.
Prestasi Arbi, ditambah performa impresif rekan setimnya, Davino Britani, yang finis di posisi ke-9 klasemen akhir, turut mengantarkan AHRT meraih gelar Juara Tim di kelas AP250.
Di kelas Supersport (SS)600, Mohammad Adenanta Putra menampilkan perjuangan yang sangat emosional. Berpeluang mengunci gelar juara dan mengawinkan trofi untuk Indonesia, Adenanta harus menghadapi nasib kurang beruntung. Setelah terjatuh di Race 1, ia tampil all out di Race 2 dan sempat memimpin balapan. Sayangnya, drama terjadi di lap terakhir: Adenanta terjatuh hanya beberapa tikungan jelang garis finish, membuatnya harus merelakan gelar yang sudah di depan mata.
"Balapan yang sangat emosional untuk saya. Mohon maaf untuk semua pecinta balap Indonesia karena belum berhasil membawa gelar juara SS600 ke Tanah Air. Namun saya akan terus bekerja keras,” tutur Adenanta, yang tetap menjadi kebanggaan dengan finis di posisi ketiga klasemen akhir.
Sementara itu, di kelas Asia Superbike (ASB)1000, Andi Farid Izdihar (Andy Gilang) juga menutup musim dengan apik. Bersama CBR1000RR-R, Andy Gilang meraih podium kedua di Race 1 dan finis keenam di Race 2, membawanya ke posisi keenam klasemen akhir.
Keberhasilan Arbi dan perjuangan keras para pebalap lainnya di Buriram menjadi penutup manis musim ARRC 2025, sekaligus bukti nyata efektivitas program pembinaan pebalap AHM. (Adi)
Redaktur :